Selamat Datang di Sabda Hairus Saleh

Saturday, April 13, 2013

Manifestasi Tuhan dalam Celurit


Tuhan dalam pandangan masyarakat Madura merupakan sosok yang sangat sakral. Keberadaannya tidak dapat diganggu gugat. Tidak boleh satu pun masyarakat yang menafikan keberadaannya. Ia adalah "pangeran" yang mengatur seluruh alam dan yang mempunyai kekuasaan penuh terhadap alam semesta.

Karena Tuhan merupakan sosok yang memunyai kekuasaan penuh terhadap alam termasuk juga manusia, masyarakat Madura memosisikanNya pada titik tertinggi dari kehidupan. Ia adalah tujuan akhir dari hidup manusia. Oleh karena itu, di setiap langkah dan amal perbuatan mereka selalu dikaitkan dengan Tuhan. Tidak ada perbuatan yang tidak ditujukan pada Tuhan yang maha esa.

Tuhan itu merupakan Tuhan yang Maha Esa. Ia tersirat di setiap ujung arek lancor yang menjulang ke atas. Ujung itu adalah ujung terakhir dan teratas yang merupakan titik temu dari seluruh aktivitas arek lancor.

Kalau diperhatikan monomen Arek Lancor (celurit) yang berdiri tegap gagah dan berani, di Pamekasan. Tampaklah Tuhan yang dianut masyarakat Madura ialah Tuhan yang maha esa, karena satu arek lancor hanya mempunyai satu ujung. Lima arek yang berjejer kokoh tampaknya menggambarkan lima dasar keagamaan yang selalu dijadikan pegangan, yaitu rukun islam, karena pendiri kabupaten ini adalah muslim dan masyarakatnya rata-rata adalah muslim. Tetapi meskipun mereka muslim, mereka tetap menerima dan menghargai penganut agama lain. Ini terlihat kehidupan yang damai antar umat beda agama.

Bagi masyarakat Madura konsep ketuhanan itu, merupakan konsep yang melandasi seluruh hidupnya. Dengan demikian seluruh pembahasan selanjutnya juga dilandaskan pada ketuhanan ini. Karena seluruh hidupnya dilandaskan pada Tuhan dan Tuhan itu sendiri mengajarkan pada manusia tentang kasih dan sayang yang dilandaskan pada cinta yang tulus, maka masyarakat Madurapun akan bertingkah sebagaimana akhlak Tuhan yang dilandaskan pada cinta. Di sinilah landasan utama Madura cinta damai.

1 comments:

ali humaini said...

ne buka dulu.
http://abbach.wordpress.com/2012/04/03/pancasila-sebagai-dasar-negara/

Post a Comment

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Bluehost Review