Selamat Datang di Sabda Hairus Saleh

Thursday, April 26, 2012

Metode Dialektika Sokrates

Writen by Hairus Saleh
Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Kirana tidak ada failasuf lain yang lebih berpengaruh daripada socrates. Dialah yang pertama kali mengajarkan pentingnya integritas pribadi sebagai kewajiban utama orang terhadap dirinya seindiri, bukan kewajiban terhadap para dewa atau terhadap hukum atau terhadap autoritas mana pun. Ajaran ini memiliki pengaruh yang tak seperti sepanjang zama. Tidak hanya ia rela mati di tangan hkum daripada harus berhenti mengatakan apa yang diyakininya sebagai kebenaran, ia bukan memilih untuk mati meskipun sebenarnya ia bisa lari dari situasi itu kala ia mau. Pentingnya integritas pribadi diserukan berulang kali sepanjang sejaran dari mulut tokoh-tokoh besar dunia, orang-orang yang tidak mesti mendapat pengaruh socrates. Tuhan berkata “apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia membinasakan dirinya sendiri?” dan Shakespeare berkata “pertama, jujurlah pada diri sendiri”

Di sampng itu, sokrates amat berjasa membangun prinsip bahwa segala sesuatu harus terbuka untuk dipertanyakan. Tidak ada jawaban yang benar-benar final karena setiap jawaban, sama seperrti segala hal lainnya, selalu terbuka untuk dipertanyakan. Prinsip ini membangun sebuat metode yang dikenal sebagai dalektika, yakni metode untuk mencari kebenaran melalui proses tanya jawab. Sejak itu, dialektika digunakan di mana-di mana sebaai metode pengajaran. Tentu saja metode ini tidak selalu cocok digunakan bagi segala macam pengajaran. Sebagai contoh, metode dialektika tidak  cocok digunakan untuk menyampaikan informasi. Namun, untuk mengajakan orang agar menelaah kembali apa yang mereka kira sudah mereka ketahui, metode ini tiada banding. Supaya efektif, metode ini membutuhkan suau hubungan personal yang simpatik antara guru dan murid, di mana guru benar-benar memahami kesulitan-kesulitan yang dihadapi muridnya dan mendirinya selangkah demi selangkan menuju ke arah yang benar. Hingga sekaran cara itu masih sering disebut sebagai metode socrates.

0 comments:

Post a Comment

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Bluehost Review